Showing posts with label Dunia Transportasi. Show all posts
Showing posts with label Dunia Transportasi. Show all posts

Wednesday, 9 September 2015

Inilah Solusi Kemacetan di Jakarta

http://static.inilah.com/data/berita/foto/2212334.jpg
Kamu semua yang berada di Jakarta akan segera dapat menikmati kehadiran Light Rail Transit atau LRT yang dikabarkan akan selesai pada tahun 2017 mendatang. Hari ini tepat pada tanggal 9 September 2015, Presiden Joko Widodo akan melakukan peletakkan batu pertama pembangunan LRT tahap pertama. Prosesi ini akan dilakukan oleh Presiden di depan kantor Jasa Marga. Tepatnya di jalan tol KM 5.400 seberang Taman Anggrek Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Peletakkan batu pertama ini adalah untuk pembangunan tahap pertama LRT yang direncanakan selesai pada tahun 2017 mendatang. Prosesi ini juga akan dihadiri oleh beberapa Menteri dari Kabinet Kerja. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno adalah nama-nama Menteri yang akan hadir pada prosesi peletakkan batu pertama ini.


LRT1
http://static.inilah.com/data/berita/foto/2220348.jpg

Pembangunan LRT ini sendiri telah tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015. Peraturan ini membahas tentang percepatan kereta api ringan atau LRT yang terintegrasi pada wilayah di area Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Peraturan ini juga didukung dengan peraturan presiden lainnya Nomor 99 Tahun 2015 mengenai percepatan penyelenggaraan perkeretaapian umum di DKI Jakarta.

Kehadiran LRT ini memang diharapkan dapat mengatasi masalah yang sering dialami oleh warga Jakarta, yakni kemacetan. Dengan adanya LRT, masyarakat diharapkan dapat lebih menggunakan transportasi umum sehingga volume kendaraan pribadi di jalan-jalan khususnya mobil akan semakin berkurang. Pengurangan inilah yang akan membuat kondisi jalan di Jakarta menjadi lebih lengang.

Kamu yang menjadi warga Jakarta, bagaimana komentarmu tentang proyek LRT ini? Akankah dapat menyelesaikan masalah kemacetan ibu kota?
(sumber)

Saturday, 5 September 2015

Mungkin Ini Bus Masa Depan di Bandung, Anti Macet








Bus inovatif ini memang khusus dirancang untuk menyelesaikan masalah sarana transportasi urban. Selama ini para perencana transportasi perkotaan berusaha mencari cara bagaimana mempercepat lalu lintas.

Menambah lebih banyak bus hanya akan menambah kemacetan, belum lagi polusinya. Tapi membangun subway membutuhkan dana yang sangat besar dan perlu waktu bertahun-tahun untuk menggali dan membuat terowongan.

Bus cepat 3D ini adalah alternatif yang lebih murah, lebih ramah lingkungan, dan lebih cepat jika dibandingkan dengan membuat subway dan memperbanyak bus. Sepintas bus selebar 6 meter ini mirip bus Transjakarta karena memiliki jalur khusus dan halte bus berbentuk panggung tinggi untuk memudahkan penumpang memasuki kendaraan.
Bedanya, seperti dikutip dari chinahus.com jalur busway di Jakarta hanya dapat dilalui oleh Transjakarta, sedangkan bus ekspres 3D tidak memonopoli jalurnya, bahkan mempersilakan kendaraan lain lewat di kolongnya.

Pertama kali dipamerkan dalam Beijing International High-tech Expo ke-13, Mei 2010, bus berbadan lebar ini akan diujicobakan di Distrik Mentougou, Beijing, pertengahan2010.
Bus yang diusulkan oleh Shenzhen Hashi Future Parking Equipment Co ini terdiri atas empat gerbong, masing-masing sepanjang 10 meter, setinggi 4-4,5 meter dengan dua level. Penumpang diangkut pada level teratas sedangkan level di bawahnya kosong dan dapat dilewati kendaraan lain yang tingginya di bawah 2 meter.

Bertenaga listrik dan energi surya, bus tersebut dapat melaju hingga 60 kilometer per jam, membawa 1.200-1.400 penumpang tanpa memblokade jalan kendaraan lain.
Biaya pembangunan bus sekaligus jalur sepanjang 40 kilometer hanya 500 juta yuan atau sekitar Rp 682,6 miliar, hanya 10 persen daripada ongkos yang diperlukan untuk pembuatan subway dengan panjang jalur yang sama. Tak hanya ramah lingkungan, bus ini juga diklaim dapat mengurangi kemacetan hingga 20-30 persen.

Song Youzhou, Kepala Shenzhen Hashi Future Parking Equipment Co, menyatakan bus berkaki ini adalah transportasi umum yang ramah lingkungan bila dibandingkan dengan empat tipe kendaraan umum di Cina lainnya, yaitu subway, light-rail train atau trem, bus rapid transit (BRT), dan bus biasa. Mungkin, ini bisa jadi bus masa depan di Bandung?




(sumber)

Thursday, 3 September 2015

Lihat, Mungkinkah Indonesia Terapkan Sistem Transportasi Seperti Ini?

Lihat, Mungkinkah Indonesia Terapkan Sistem Transportasi Seperti Ini?

Guided Busway, begitulah namanya. Bus transportasi ini memiliki jalur khusus seperti layaknya kereta api. Tidak ada kendaraan lainnya yang masuk ke jalur khusus tersebut karena terpisah dari jalur utama jalan raya. Selain itu, bus ini juga dilengkapi dengan kendali inovatif yang memungkinkan roda tetap berada di jalur tersebut, bahkan bisa melaju tanpa memutar setir !
Adapun ini merupakan salah satu sistem transportasi yang diaplikasikan di Inggris.
Salah satunya yakni yang menghubungkan Kota Cambridge, Huntingdon dan Saint Ives di Cambridgeshire.

Ini merupakan rute bus berpemandu terpanjang di dunia yakni hingga 25 kilometer. Rute tersebut, mengalahkan rute guided busway O-Bahn Busway sepanjang 12 kilometer yang beroperasi di Adelaide, Australia.
Di Inggris, Guided Busway mulai diujicoba di trek sepanjang 600 meter sejak tahun 1987.
Namun kini telah berkembang hingga ada setidaknya tujuh penyedia layanan Guided Busway yang melayani berbagai rute jarak pendek maupun panjang.
Sementara di luar Inggris, Guided Busway juga diaplikasikan di Jepang, Australia serta tahap eksperimen di Jerman yang menggunakan jalur ganda dengan trem.


Bagaimanakah bus ini beroperasi?
Jalurnya terbuat dari aspal dengan dua jalur utama untuk ban.
Kemudian di bagian pinggir jalur dibuat pembatas setinggi sekitar 20 centimeter.

Foto: londonguidedbusway)
Pembatas ini digunakan sebagai landasan roda pemandu yang terhubung dengan roda utama.
Nah jika anda pernah memainkan mobil tamiya, maka sistem kerjanya hampir menyerupai tamiya yang meluncur di trek.





Dengan menggunakan sistem seperti ini, maka bus sanggup meluncur hingga kecepatan 90 kilometer per jam tanpa harus memutar setir. Lantaran bus otomatis akan mengikuti jalur.
Pihak Cambridgeshire Guided Busway sendiri mengklaim bahwa sistem ini memberikan banyak kelebihan semisal lebih cepat dari bus reguler yang beroperasi di jalan raya, lebih murah dibandingkan dengan membangun jalur kereta api, serta lebih irit konsumsi bahan bakar lantaran kecepatan yang konstan.

Untuk memberikan kenyamanan kepada para penumpang, mereka juga menyediakan kartu pintar yang bisa digunakan untuk membayar berbagai operator penyedia. Mereka juga menyediakan website yang sangat informatif dengan menyajikan berbagai informasi terkait bus ini. Dengan berbagai kelebihan tersebut, Guided Busway menjadi salah satu moda transportasi utama di negara-negara tersebut.
Nah, bagaimana dengan Indonesia?


(sumber)