Showing posts with label Dunia Opini. Show all posts
Showing posts with label Dunia Opini. Show all posts

Wednesday, 9 September 2015

“ISIS dan Al-Qaeda Anak Haram Amerika”



Pemimpin gerakan agama Nation of Islam (NOI) di Amerika Serikat (AS), Louis Farrakhan, blak-blakan menyebut ISIS dan al-Qaeda sebagai "Anak haram dari kebijakan luar negeri AS."

Menurutnya, kedua kelompok itu muncul akibat kebijakan luar negeri AS. “ISIS dan al-Qaeda adalah anak-anak haram dari kebijakan luar negeri AS,” katanya.

Ia melanjutkan, "Osama bin Laden adalah orang yang baik. Ketika Rusia mengekspansi Afghanistan, Osama bin Laden dan mujahidin pergi berjuang untuk membuat penyerang keluar dari Afghanistan. Amerika menyukai itu, ‘Anda berjuang untuk musuh saya, Anda teman saya’. Tapi saya akan menaruh teman dalam tanda kutip karena bagi Amerika tidak ada istilah teman,” kata Farrakhan.

”Mereka dibom begitu berat di Afghanistan sampai Rumsfeld tertawa di televisi, dan mengatakan tidak ada lagi yang tersisa untuk dibom. Ini adalah pembunuhan. Ini adalah Setan. Buka mata Anda dan lihatlah bahwa setan adalah nyata. Jadi al-Qaeda sekarang marah pada Amerika,” ujarnya.

Farrakhan pun seolah-olah mengutip pesan kebencian al-Qaeda pada AS.

“Jadi apa pun yang dapat kita lakukan untuk menghancurkan Amerika, kami akan melakukannya, itulah al-Qaeda. Itu anak haram Amerika,” imbuh dia.

Farrrkhan seperti dilansir dari Breitbart, Selasa (8/9/2015) juga menyalahkan AS atas krisis di Suriah, di mana banyak orang yang menderita melakukan eksodus dan mengungsi ke Eropa.

”Amerika masuk ke setiap negara. Dia di Iran melakukann gangguan ‘fermentasi’. Dia di Suriah, sehingga ketika orang-orang Suriah bangkit (melawan rezim Assad), tapi tidak. Amerika mengirimkan senjata dan kemudian tiba-tiba sekarang ribuan warga Suriah tewas dan sekarang mereka melarikan diri,” katanya.

“Siapa menciptakan masalah pengungsi? Begitu buruk bahwa kemarin pagi saya melihat seorang wanita Suriah dengan bayinya di lengannya membaringkan kepalanya di atas rel kereta api untuk memungkinkan kereta api memenggal dirinya dan bayinya. Dan saat saya melihat anak kecil, berusia tiga tahun, terdampar di pantai, saya mengatakan ini adalah masalah yang diciptakan oleh kebijakan luar negeri Amerika,” ujarnya.

Pendapat Farrakhan itu senada dengan argumen Pemerintah Rusia yang menyalahkan AS atas kekacauan di negara-negara Muslim, yakni Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun, AS selama ini tidak mengakuinya dan kebijakannya di Timur Tengah diklaim untuk melindungi sekutu dan kepentingan AS.

SND

Tantowi: “Jangan Sekali-kali Merendahkan Donald Trump”



Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya meminta publik di tanah air tidak merendahkan seorang Donald Trump, kandidat Calon Presiden Amerika Serikat yang tengah berjuang mendapatkan restu Partai Republik. Ya, permintaan ini disampaikannya menyikapi sorotan publik atas pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dengan Trump.

Dikatakan Tantowi yang ikut dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibicarakan Novanto-Trump dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit, sampai akhirnya pimpinan DPR dari Fraksi Golkar diajak pengusaha AS itu hadir dalam konferensi persnnya di Lobby Trumps Tower, Manhattan, New York pada Kamis (3/9) lalu.

"Urgensinya? Ya banyak lah. Kita jangan pernah sekali-kali merendahkan Donald Trump. Kita selalu menganggap bahwa ketemu dengan Donald Trump itu hina dan merendahkan derajat ketua DPR. Donald Trump itu seorang tokoh bukan hanya di Amerika tapi juga di dunia," kata Tantowi di gedung DPR Jakarta, sekembalinya dari AS, Selasa (8/9).

Menurutnya, Trump merupakan tokoh bisnis dan juga tokoh politik. Tapi yang jadi sorotan publik tanah air justru sebaliknya, seolah-olah tidak sebanding ketika Ketua DPR RI berbicara dengan seorang Donald Trump.

"Donald itu bukan orang biasa, dia salah satu bacalon salah satu partai yang ada di situ. Jadi, pertemuan dua tokoh, sini dan tokoh sana dalam kepentingan dua bangsa relevan menurut saya," tegas politikus Golkar ini.

Ditambahkannya bahwa dalam pertemuan sekitar 30 menit itu ketua DPR mengapresiasi berbagai investasi yang sudah ditanam oleh perusahaan Trump di Bogor dan Bali, yang dinilainya sangat bermanfaat dalam kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Bahkan, Novanto berharap akan ada investasi lain dari perusahaan Trump.

JPNN

Monday, 7 September 2015

Jokowi: September Meroket, Menkeu: Tahun Ini Tak Ada Harapan


Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan unsur sentimen global terus menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi secara internasional termasuk Indonesia.

"Tidak ada satu negara yang bilang ada harapan pada tahun ini, saat pertemuan G20 di Turki," kata Bambang Brodjonegoro, Senin (7/9).

[Kelompok 20 ekonomi utama (G20) beserta bank sentral Amerika menggelar pertemuan di Ankara Turki, Sabtu (5/9) lalu. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menenangkan kondisi pasar ditengah kegelisahan atas devaluasi mata uang Cina serta prospek terjadinya kenaikan suku bunga Fed.]

Menkeu Bambang menjelaskan semua negara sepakat memprediksi pertumbuhan global lebih rendah daripada 2014.

Pada 2014, nilai pertumbuhan global pada angka 3,4 persen namun saat ini menurut IMF pada 2015 akan bertumbuh pada angka 3,8 persen.

"IMF biasnya prediksinya besar di awal dan semakin menurun pada akhirnya,maka saya berhati-hati, agar tidak memasang target yang terlampau tinggi," katanya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore bergerak melemah sebesar 53 poin menjadi Rp14.225 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.172 per dolar AS.

Sumber: ROL

***

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada awal Agustus lalu dengan bangganya menyatakan ekonomi Indonesia akan meroket di bulan September.

"Mulai agak meroket September, Oktober. Nah, pas November itu bisa begini (tangan menunjuk ke atas)," kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu (5/8/2015), dikutip Kompas.

Namun, melihat perkembangan ekonomi dalam negeri maupun global, sepertinya ekonomi Indonesia tertunda meroketnya.

Poster Sandiaga Uno untuk DKI 1 Sudah Menyebar Luas di Jejaring Sosial Media


DPD Gerindra DKI Jakarta mempertimbangkan untuk mengajukan Sandiaga Uno sebagai calon Gubernur (cagub) DKI pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017. Sandiaga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ketua DPD ‎Gerindra DKI Jakarta M. Taufik mengungkapkan ada beberapa alasan DPD Gerindra DKI menganggap Sandiaga sebagai cagub yang layak diajukan oleh partainya.

"Dia pintar, cerdas, sopan, muda. Dia orang sukses tapi lembut, enggak kasar," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (7/9).

‎Taufik menjelaskan, saat ini baru Sandiaga yang dipertimbangkan sebagai cagub. Nantinya, nama-nama kandidat cagub akan diajukan ke Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Siapa yang akan mendampingi Sandiaga Uno? Taufik setuju Wakil ketua DPRD Jakarta Triwisaksana, yang akrab di sapa Bang Sani, berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Menurut Taufik, Sani mempunyai kemampuan untuk mengelola Jakarta. "Pak Sani menurut saya cukup kredibel, cerdas dan paham tentang Jakarta. Saya cukup kenal," kata Taufik kepada awak media.

Seperti diketahui, kabar akan diusungnya Sandiaga berawal dari pernyataan salah seorang petinggi Partai Gerindra Edhy Prabowo. Saat itu, Edhy menyebut Sandiaga merupakan salah satu kandidat potensial untuk maju pada Pilkada DKI 2017.

‎Akhir pekan lalu, muncul sejumlah gambar di media sosial Facebook, Twitter, Instagram dan Path bahwa Sandiaga Uno akan maju sebagai calon orang nomor satu DKI Jakarta. Poster yang disebarkan pertama melalui Facebook itu bertuliskan Sahabat Sandiaga Uno (SSU) for DKI 1 dengan tagline "Jakarta Setara". Menurut pantauan media, poster tersebut disebarkan di media sosial melalui groups dan fanpage facebook di kanal Sahabat Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Selain tokoh muda, cerdas dan pengusaha sukses, Uno juga dikenal religius.

Pada tahun 2009, dalam usianya yang masih terbilang muda, 40 tahun kala itu, ia telah dinobatkan oleh majalah internasional FORBES, sebagai orang kaya nomer 29 di Indonesia. Total kekayaannya sekitar Rp 800 milyar. Melalui perusahaannya yang bergerak di bidang investasi, yakni Saratoga Capital, anak Mien Uno ini telah meneguhkan dirinya sebagai anak muda cemerlang dengan visi bisnis yang maknyus.

Apa rahasianya?

Seperti dimuat di media online sholat-dhuha.info, Sandiaga Uno dikenal sebagai pria yang melakoni ritual puasa sunah Daud (puasa setiap dua hari sekali, sepanjang tahun). Orang yang kaya raya ini ternyata begitu akrab dengan dunia ukhrowi.

Ia juga tak pernah berhenti sholat sunnah Dhuha setiap pagi. Dalam sebuah perbincangan informal, Sandi memberikan pengakuan seperti ini: “Jadi begini, ibadah itu kalo sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi menjadi sebuah kebutuhan. Jadi kalo aku gak sholat dhuha aja sekali, tiba-tiba ada sesuatu yang hilang, aneh rasanya. Walaupun itu sunnah jadi terasa wajib. Dan aku ngerasain sekali hikmahnya, sudah 7-8 tahun ini rutin aku lakukan, rejeki itu seperti gak aku cari, semua datang sendiri seperti dianter rezeki itu kepada saya.”

Akhirnya ane bongkar kecurangan INDOMARET !

  Inilah kisah saya dengan SI DOMAR....
  
keterangan :

harga beda : beda harga antara price tag dengan POS (Point Of Sales) kasir
Indomaret A : IDM A
Indomaret B : IDM B
Indomaret C : IDM C
IDM A,B,C, D adalah gerai yang berbeda tempat namun, masih dalam satu kota

Ini yang kesekian kalinya ane belanja di IDM, tapi akhir" ini ane kurang nyaman dengan apa yg dilakukan IDM, terutama kepada pelanggannya, why? cekidot cerita ane gan!!!

Baca Juga :  







TKP IDM A :

Spoilerfor :
TKP IDM A ; ane belanja di tempat itu, sengaja cuma 1 item, tentunya ane udah pastiin price tag ama brg yg dibeli, adalah sama, sampai di kasih nah lho kok harganya beda selisih sampai 1000 rupiah, dalam hati ane kayaknya salah lihat deh harganya, okelah nextime lebih cermat aja..(masih prasangka baik, mungkin ane yg kurang teliti)




TKP IDM B :

Spoilerfor :
TKP IDM B ; seperti bisa sebelum belanja ane pastiin price tagnya, ama barang cocok, nah kebetulan ada tag promo disamping tag harga, cuma ada tulisan beli 1 gratis 1 tapi ada yg aneh gambar promonya ( 1 botol + 1 botol = 1botol ) sejenak ane pikir yg bener mana nih , kalo semua pasti setuju kalo yg dimaksud adalah beli 2 gratis 1 ya gak coz gambarnya gitu, tapi kenapa tulisan promo tagnya beli satu gratis satu, okelah mungkin yg bener adalah tulisan promo tag, akhirnya ane beli 1 botol dengan harapan dapet gratis 1, ternyata sampai kasir..eng ing..eng, gak dpt gratis oooaaalaaahhh, kecewa.



TKP IDM C :

Spoilerfor :
TKP IDM C ; week end bisanya paling banyak pengunjungnya, tapi ada yang aneh pas ane beli disana, ada beberapa barang yg tidak ada price tagnya, ane pikir ooo mungkin lagi di print harga baru kali (note: h-1 ane kesana masih inget item yg ane beli masih tercantum harganya), okelah ane beli brg yg sama seperti kemaren, kali ini tanpa ada price tag disana, apa yg terjadi sampai kasir? ternyata sampai sana harganya lebih mahal dari kemaren, selisih diatas 500 rupiah, hal ini (item barang tanpa price tag) berlangsung selama lebih dari 2hari ( apa iya cuma print price tag, butuh waktu selama itu).

 

TKP IDM D :

Spoilerfor :
TKP IDM D ; kejadian persis ada di TKP IDM A, kali ini karena ane lagi badmood, (tentunya masih dengan asumsi ane orangnya teliti-baca TKP A), sampai di kasih ternyata harganya beda lagi ama yg di price tag, apesnya ane bw duit pass lagi, wah kalu gitu kurang nih bayarnya (dalem hati), langsung aja ane nyeletuk "mbak kok harganya beda ama label harga di rak-nya" kaget kyknya tu kasir, eee malah tanya temen kasir satunya?, sambil ngomong sendiri "mungkin ada potongan, ya..sambil cek depan mesin kasir..."oooya mas ada potongan xxx rupiah" ngomong dengan entengnya dengan pasang muka gak bersalah.....ane langsung cabut.



TKP IDM A to D :

Spoilerfor :
TKP IDM A tapi pakai trik di TKP IDM D ; ane masih penasaran, mungkin lg error mesin di kasir, okelah ane praktek in di IDM A (baca kasus IDM A), apa yg terjadi terjadilah, hasilnya adalah sama persis dengan kejadian IDM D, price tag ama harga di POS kasir (point of sales) beda...B.E.D.A, seperti biasa ane pakai trik di IDM D , tapi kali ini kasirnya langsung lihat ke rak-harganya and ternyata harganya memang ane yg bener.

ANALISIS :

Spoilerfor :
1. Bagaimana mungkin sistem POS (point of sales) antara satu gerai dengan gerai lain bisa salah semua (dalam kasus ini POS tidak otomatis mengurangkan adanya diskon item tertentu), dengan demikian buyerlah yg dirugikan coz kalo ente gak protes adanya beda price tag ama item, kasir gak bakalan nge-cek manual ke sistem. sistem/human IDM yg error atau memang sengaja "dibuat" demikian,dengan jargon "MURAH dan HEMAT".

2. Item yg dibiarkan kosong price tagnya sampai beberapa hari adalah tidak wajar (menurut ane), ini adalah trik yg digunakan IDM untuk mendapat kan keuntungan sesaat denga jumlah besar, dengan memanfaatkan even dimana pengunjung biasanya paling banyak (weekend), mereka dengan mudahnya menyeting harga, dengan posisi buyer yg "pasrah" ketika mereka tidak tau harga brg yg mereka beli. (dalam pikiran mereka pasti me-refers, ke harga kemarin tapi apa daya sampai kasir mereka harus membayar lebih, dan tulah yg ane alami)

3. Banyak promo yg menyesatkan di IDM (baca : kasus IDM B), belum lagi kalo di kombinasikan dengan trik "harga beda" ala IDM = menjanjikan keuntungan besat dalam waktu singkat, apalagi dengan jumlah gerainya sampai 6.000, coba anda bayangkan selisih "beda harga" 1.000 rupiah saja untuk 1 item barang dalam sehari bisa dapat "duit kaget" = 1.000 rupiah x 6.000 gerai = 6.000.000/item/gerai/hari.

4. Alasan tidak masuk akal ; dalam kasus IDM D, dengan entengnya kasir ngomong, "potongan belum di kurangkan", ane gak yakin orang yg belanja di belakang antrian ane dapet "perlakuan" yg sama (pengurangan harga dari potongan yg belum dimasukkan).

5. Penempelan price tag tidak pada tempatnya ; ini yg membuat buyer "tertipu" dengan harga murah, apalagi yg beli dalam jumlah banyak tidak akan ingat dengan price tagnya satu-persatu.



TIPS BELANJA DI IDM :

1. Pastikan anda teliti sebelum membeli item (cek price tag = item), kalo perlu catat pakai note (pakai hp/smatphone)

2. Pastikan punya nyali untuk menegur kasir apabila merasa ada yang aneh dengan price tag yang tidak sama dengan item atau anda akan menjadi bulan"an IDM

3. Jika kurang puas dengan silakan buat SURAT TERBUKA.



Baca Juga : 

Merasa Difitnah, Fadli Zon Ancam Somasi Shamsi Ali


Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap tudingan yang dilayangkan salah satu tokoh Indonesia di New York, Imam Shamsi Ali terkait pertemuannya dengan Donald Trump diwarnai sejumlah fitnah. Fadli Zon mengancam melayangkan somasi terkait ini.

Pertama, Fadli Zon keberatan dengan tudingan Shamsi bahwa kehadirannya dalam konferensi pers Trump sebagai bentuk dukungan pimpinan DPR terhadap Trump, yang sedang berkampanye untuk menjadi Presiden Amerika Serikat.

"Tidak ada dukungan atau semacam itu. Memangnya kita punya suara atau pengaruh mendukung bakal capres AS? Donal Trump calon pun belum. Ia adalah invidual yang berusaha dapatkan dukungan dari Partai Republik," kata Fadli dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (5/9/2015) malam.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, dirinya dan rombongan termasuk Ketua DPR Setya Novanto baru saja mengadakan pertemuan tertutup dengan Donal Trump di lantai 26, Trump Plaza, New York. Namun, saat turun ke lobi plaza, pihaknya tidak sengaja menyaksikan lautan manusia dan Trump melakukan konferensi pers di mana banyak pamflet dukungan untuk Trump sebagai Presiden AS.

"Sebagai sopan-santun orang timur, kami nonton melihat sampai konferensi pers usai," tukas Fadli.

Kedua, Fadli Zon merasa direndahkan dengan pernyataan Shamsi Ali yang menyebut, pihaknya sebagai pimpinan DPR hanya diterima selama tiga menit saja oleh pengusaha sukses asal Paman Sam tersebut. Fadli Zon sungguh tersinggung.

"Anda merendahkan kami dengan mengatakan hanya diterima 3 menit untuk memperlihatkan muka di panggung. Anda menyimpulkan tanpa meneliti dulu apa yang kami bicarakan dan Anda tak tahu ada pertemuan sebelumnya," ujar Fadli kesal.

Fadli membantah, keberadaan dirinya bersama pimpinan lain di belakang Trump saat konferensi pers, adalah sebagai bentuk meruntuhkan martabat dan kewibawaan bangsa. Kata Fadli, justru hal itu sebagai bentuk kebanggaan bertemu dengan pengusaha yang masih percaya dengan Indonesia walau keadaan ekonomi sedang terpuruk.

"Saya sendiri merasa terhormat bertemu Donald Trump. Kami bukan ketemu seorang koruptor, penjahat perang atau kriminal, tapi pengusaha sukses yang berinvestasi di Indonesia," ujar Fadli.

Selanjutnya, Fadli menganggap tudingan Shamsi salah alamat dengan menyebut bahwa pihaknya ke Amerika Serikat untuk bertemu Kongres AS yang sejatinya sedang reses. Fadli mengungkapkan, pihaknya hadir untuk bertemu pimpinan parlemen se-dunia, bukan anggotanya.

"Tidak ada hubungan dengan anggota Kongres AS sedang reses. Ini ngawur sekali Anda, seolah kami datang ke New York untuk ketemu anggota Kongres," tukas dia.

Fadli juga keberatan dengan tudingan bahwa kunjungan pihaknya ke New York hanya modus untuk melakukan jalan-jalan dan banyak menghabiskan uang untuk berbelanja. Kendati demikian, Fadli tidak membantah, ia juga sempat berbelanja.

"Ini fitnah, kalau "mereka" maksudnya anggota delegasi. Kami tidak ada jalan-jalan, kecuali saya ke toko buku Strand dan Barnes and Noble," ungkap dia.

Fadli menyayangkan tudingan Shamsi yang terlebih dahulu tidak melakukan konfirmasi atau tabayyun. Fadli juga heran, dengan seruan Shamsi untuk menyebarkan tudingannya melalui situs jejaring sosial facebook.

"Harusnya tanya dulu pada kami. Seperti ajaran Islam "tabayyun". Apalagi Anda adalah seorang tokoh agama," ucap dia.

Fadli yakin, pertemuan pihaknya dengan Trump adalah penting dan tidak sia-sia. Fadli juga sempat mengungkapkan, pertemuan itu tanpa menggunakan biaya negara. "Bagi saya penting saja ketemu Donald Trump. Tak pakai biaya," kata Fadli.

Dalam waktu dekat, Fadli meminta Imam Masjid New York itu mengoreksi tudingan yang kadung tersebar luas di sosial media tersebut. "Namun jika tidak, saya akan melayangkan somasi sebagai pelanggaran terhadap UU ITE. Saya akan tunjuk pengacara saya," pungkas Fadli mengancam.

Sumber: Metrotvnews

***

Oh ya, sekedar informasi, Shamsi Ali ini pendukung Jokowi saat Pipres. Shamsi Ali juga pernah bertemu dengan Donald Trump. (Baca: Donald Trump pun Menjabat Tangannya dengan Terpingkal-pingkal)

Donald Trumpt (dua dari kiri), Shamsi Ali (paling kanan) [sumber: kabardahlaniskan.com]

Imam Masjid New York Dukung Jokowi-JK

Imam Islamic Center New York, AS, Shamsi Ali mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua: Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Salah satu tokoh Islam dari Indonesia itu mantap mendukung Jokowi-JK dalam Pemilihan Presiden 2014 setelah menentukan pilihan berdasarkan ijtihad politik dan arahan hati nuraninya.

Berdasarkan nurani dan ijtihad politiknya, pasangan Jokowi-JK terbaik dari yang ada. Tokoh yang dinobatkan sebagai satu dari tujuh pemimpin agama paling berpengaruh di New York oleh New York Magazine (2006) itu menyatakan dukungannya ke pasangan itu di grup Facebook miliknya, Imam Shamsi Ali, yang ia unggah pada 2 Juni 2014 lalu.

Shamsi menyadari keputusannya itu tak menyenangkan sebagian pihak. Pasalnya, ijtihad politiknya itu bertentangan dengan pilihan arus utama partai-partai berbasis Islam yang mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Alih-alih mengubah pilihannya, tokoh yang aktif dalam upaya membangun dialog dan kerjasama antarumat beragama di AS itu lebih mantap dengan ijtihad politiknya.

Menurutnya, perbedaan ijtihad politik tak boleh dijadikan alasan untuk menghakimi keimanan atau keislaman seseorang. Penilaian itu bukan hanya sempit, tapi juga sangat tak bijak. Imannya tetap kukuh dan komitmennya pada Islam pun tak luntur walau berbeda pilihan politik.

Menentukan pilihan hidup, termasuk politik, tambah Shamsi, semestinya didasarkan pada pilihan nurani yang independen. “Pilihan saya menjadi seorang muslim, bahkan menghabiskan umur dalam perjuangan di jalan dakwah juga karena pilihan independen,” kata Shamsi.

http://jurnalkota.com/imam-masjid-new-york-dukung-jokowi-jk/

Jokowi ke Palembang, Aliansi BEM Se-Sumsel Sampaikan "MOSI TIDAK PERCAYA"


[Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang-Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Sumatera Selatan. Presiden mengapresiasi perkembangan pembangunan tersebut - KOMPAS (06/09/2015)]

Ini Tulisan Koordinator Aliansi BEM Se-Sumsel, Febri Walanda tentang Kunjungan Pak Jokowi ke Palembang yang beredar di fb:

Adakah yg tau sebelumnya bahwa hari ini (baru saja) RI 1 berkunjung ke Palembang? Kemudian dilanjutkan ke Indralaya untuk mengecek proses pengerjaan jalan tol palindra di desa ibul besar (titik nol ground breaking tol Palindra) selanjutnya sekaligus memantau titik api di daerah OKI?

Aah.. semuanya terjadi begitu cepat dalam senyap dan tanpa kabar serta merta dilakukan dihari libur kerja.

Ada apakah gerangan? Mengapa begitu senyap?
Apakah sebegitu takutnya Beliau disambut oleh para Pemuda Sumatera Selatan?
Apakah sebegitu engganya ia bertemu dg para Mahasiswa Sumatera Selatan yg hanya sekedar ingin menyapa dan menyampaikan aspirasinya kepada sang penguasa?
Mengapa harus dihari libur kerja? Hari dimana tidak boleh ada unjuk rasa ataupun aksi massa untuk menyuarakan jeritan-jeritan rakyat yg telah terlanjur terluka??

Sontak saja, kami semua kaget dg gerak-gerik anda wahai bapak Jokowi "tercinta". Anda yg dahulu ketika massa kampanye pilpres sangat hobi sekali blusukan bertemu dg rakyatnya, namun kini entah mengapa seolah selalu menjauh ketika kami mahasiswa (yg juga bagian dari rakyat ini) ingin bertemu dan menyampaikan aspirasinya.

Bukan hanya kali ini saja, namun terhitung sejak janji Anda pada tgl 21 mei 2015 ketika ribuan Mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia membanjiri Istana Negara dan engkau yg sedang tak di istana berjanji mau bertemu mahasiswa seluruh Indonesia beberapa hari kemudian, namun apa daya kami tertipu dg dusta durjana, engkaupun enggan menepati janji untuk bertemu kami Mahasiswa "penyambung lidah rakyat Indonesia".

Karenanya, dengan ini kami Mahasiswa Sumatera Selatan dengan tegas menyatakan bahwa:

1. Kami mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Bapak Jokowi selaku Pemimpin Republik Indonesia yang senantiasa selalu mengumbar janji-janji manisnya dan begitu takut bertemu dg para Mahasiswa di ruang terbuka (bukan pada jamuan makan malam atau sejenisnya).

2. Kami menuntut Bapak Jokowi selaku Pemimpin Negeri untuk segera mengambil tindakan tegas dalam menstabilkan perekonomian Negara.

3. Kami menuntut Bapak Jokowi untuk segera mengambil tindakan tegas dalam menangani permasalahan kabut asap di Sumatera, bukan hanya dg blusukan secara diam-diam saja.

Ttd.
Koordinator Aliansi BEM Se-Sumsel
Febri Walanda

Hiburan Fadli Zon dan Setnov Buat "on the right side"


Blunder Fadli Zon dan Setya Novanto yang bertemu Donald Trump di sela-sela kunjungan kerja DPR dalam Pertemuan Keempat para Ketua Parlemen Dunia (4th World Conference of Speakers of Parliament), di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, mampu dimanfaatkan secara maksimal kubu lawan yang selama ini mengalami kegundahan capres yang dulu didukung sekarang kinerjanya amburadul.

Mereka-mereka dan terutama media yang selama ini (dari mulai Pilpres) berada di kubu "on the right side" kembali bergairah.

Pengamat Sospol dari UGM, Tarli Nugroho berseloroh menanggapi kejadian ini:

"Terus terang saya ikut senang menontonnya. Sesudah sepuluh bulan hidup dalam kekecewaan, kecemasan, dan salah tingkah, akhirnya teman-teman yang sedang duduk termangu di depan panggung "on the right side" bisa sedikit mencicipi tertawa senang di awal September ini. Eksploitirlah itu barang, he he he. Tak banyak bukan yang bisa dijadikan hiburan di tengah masa sulit ini, kawan?!" tulisnya di dinding facebooknya, Ahad (6/9) kemarin.

"Secara, 10 bln mantengin news online smpe koran bekas utk cari fakta tp ga ketemu2 kecuali masih janji dan orasi. Eeh skrg ada yg blunder.. lumayan lah digoreng. yg lbh lucu, malah pd nanya ke jonru. Itu haters apa secret admirer? Hihi," komen netizen Boby Baday menanggapi seloroh mas Tarli.

Jadi, berterimakasihlah pada Fadli Zon dan Setya Novanto yang telah membuatmu kembali bergairah. Ini ibarat setitik hujan ditengah musim kemarau.

Mari nikmati :)

__
NB: Inti acara DPR ke NY USA, bisa dibaca salah satunya: "Berpidato di New York, Ketua DPR Menilai PBB Tak Demokratis" (TEMPO)

Situs Revolusi Mental Raib!


Situs Revolusi Mental yang beberapa waktu lalu dilaunching secara resmi oleh Menko Puan Maharani dan menimbulkan kontroversi kini telah raib. Bahkan, laman www.revolusimental.go.id pun kini telah hilang.

Sehari setelah dilaunching Menteri Puan Maharani, situs Revolusi Mental hanya menyajikan tampilan permintaan maaf karena alasan server overload dan dalam proses upgrade server.

Dan hari ini (Senin, 7/9) atau dua pekan setelah katanya mengalami overload dan upgrade server, situs REVOLUSI MENTAL malah sama sekali tidak bisa diakses. Raib. (lihat screenshoot atas)

Sekretaris Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Sesmenko PMK), Sugihartatmo menjelaskan mengenai hal tersebut.

"Sedang dievaluasi, diperbaiki total, diperbaiki semua," kata Sugihartatmo, Senin (7/9/2015), lansir okezone.com.

Menurut Sugihartatmo nama situs itu tetap www.revolusimental.go.id. "Sekarang ditangani benar oleh tim, termasuk lintas kementerian lembaga," ungkapnya.

Adapun lintas kementerian dan lembaga yang ikut menangani, di antaranya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. "Semua ikut," imbuhnya.

Kendati demikian, dia tidak bisa memastikan kapan situs itu bisa kembali diakses. "Secepatnya, yang penting begitu selesai, itu sudah baik, aman, bisa menampung semua aspirasi, mewadahi aspirasi semua pihak. Ini masih dalam penggarapan oleh tim," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akhir Agustus kemarin (24/8), Puan Maharani selaku Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan meluncurkan situs revolusi mental; www.revolusimental.go.id. yang akan menjadi corong utama Gerakan Nasional Revolusi Mental.

"Situs menyediakan dua hal bagi semua pihak, pemerintah, swasta dan masyarakat untuk memberikan saran, kritik dan masukan bagi Gerakan Nasional Revolusi Mental," kata Puan di kantornya saat itu.

Situs Revolusi Mental sebelumnya masih bisa diakses walau hanya menampilkan "MOHON MAAF"

Saturday, 5 September 2015

LUCUNYA KAMU: Saat Pilpres Menyerang Prabowo Isu HAM, Sekarang Mengundang Penjahat HAM


1. As-Sisi itu penjahat demokrasi. Pembunuh kebebasan. Sungguh ironis ketika diundang presiden dari partai yg menyandang nama "demokrasi".

2. Alasan "tak mencampuri urusan negara lain" semestinya tak cukup untuk menutup mata terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan As-Sisi.

3. Menjadi amat ironis ketika pembunuh demokrasi & penjahat kemanusiaan spt As-Sisi justru didukung mereka2 yg mengklaim sbg pejuang kebebasan.

4. Sejarah mencatat, Liberalis Mesir berkomplot dgn As-Sisi menjatuhkan Mursi yg dipilih scr demokratis. Liberalis di negeri ini ikut bersorak.

5. Fakta itu telah membuka topeng kaum liberalis yg tak segan2 berkomplot dg para diktator demi menyingkirkan kelompok "islamis" yg mereka musuhi.

6. Sesungguhnya kaum liberalis di Mesir, Indonesia, atau di manapun punya karakter yg sama: bersikap ambigu bila berhadapan dgn kaum "islamis".

7. Di satu sisi kaum liberalis mendengung2kan demokrasi, tapi di sisi lain mereka tak segan membunuh demokrasi demi membungkam kaum "islamis".

8. Kesimpulannya, kedengkian kaum liberalis terhadap kaum "islamis" ditempatkan di atas nilai2 kebebasan dan demokrasi yg mereka perjuangkan.

9. Hari Jum'at ini As-Sisi mengunjungi Indonesia atas undangan Jokowi. Entah siapa yg membisiki Jokowi agar mengundang As-Sisi.

10. Entah kebetulan atau tidak, kaum liberalis yg dulu bersorak atas kudeta thd presiden Mursi menjadi pendukung utama Jokowi dalam Pilpres kemarin.

11. Kejahatan yg telah dilakukan Jenderal As-Sisi itu bersifat "universal", karena itu siapa pun dia  semestinya menentang dan tak menolerirnya.


12. Kalau Anda mengaku peduli dengan nilai2 kemanusiaan dan kebebasan, tak ada alasan untuk berdiam diri dengan kedatangan As-Sisi.

13. Waktu Pilpres terus serang @Prabowo08 dgn isu HAM. Faktanya hari ini mengundang sang penjahat HAM berat ke istana.

14. Tangan As-Sisi berlumuran darah orang2 yg berjuang untuk kebebasan. Dan hari ini (Jumat, 4/9) Jokowi menyambutnya dgn karpet merah.

15. As-Sisi pembunuh berdarah dingin, kejam tak berperikemanusiaan. Dan hari ini Jokowi menjadikannya tamu kehormatan.

16. Katanya menjunjung tinggi HAM, tapi memuliakan penjahat kemanusiaan.

17. Dasar negara ini adalah Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Tapi hari ini presidennya mengundang penjahat kemanusiaan yang bengis dan biadab!

*dari twitter @SangPemburu99 (4/9/2015)

Foto atas: Presiden Joko Widodo bertemu Presiden Kudeta Mesir Abdel Fattah Al Sisi di Istana Negara, Jumat (4/9/2015) [detik.com]

INGATLAH! Mesir Jadi Kolam Darah, Jenderal As-Sisi Bantai 2.200 Rakyat Mesir Hanya dalam 7 Jam

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah Al Sisi (kiri) usai memberikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9/2015). TRIBUNNEWS/BIRO PERS/LAILY

Presiden kudeta Mesir Abdel Fattah As-Sisi tiba di Indonesia (Jumat, 4/9/2015) disambut penuh gembira oleh penguasa negeri ini.

Mungkin penguasa negeri ini tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu. Bahwa As-Sisi adalah penjahat kemanusiaan yang telah menumpahkan darah ribuan rakyatnya yang menentang kudeta yang dilakukan As-Sisi.

Apa yang tertulis dalam artikel ini sekedar untuk mengingatkan kembali, kebiadaban As-Sisi. Artikel ini pernah dimuat di web ini dua tahun lalu, 14 Agustus 2013 saat terjadinya pembantaian itu. Pembantaian terhadap para penentang kudeta yang dikenal dengan "TRAGEDI RABIA".

Artikel ini ditulis Kompasinoer Masykur A. Baddal:


Mesir Jadi Kolam Darah, Jenderal Al Sisi Bantai 2.200 Rakyat Mesir Hanya dalam 7 Jam

Kekhawatiran yang dirasakan oleh dunia internasional terhadap rencana pembersihan bunderan Rab’ah Adawiyah, Nahdah dan tempat-tempat lainnya di seantaro Mesir oleh militer Mesir, akhirnya terjadi juga. Peristiwa terburuk dalam sejarah modern Mesir ini betul-betul sangat menyayat hati. Hanya dalam durasi waktu tujuh jam saja serdadu Jenderal Al Sisi berhasil membantai rakyat Mesir sebanyak 2200 orang lebih korban tewas, dan puluhan ribu lainnya luka-luka.

Memang sangat disayangkan, sampai detik ini belum ada satu negara dunia pun yang serius  membantu menyelesaikan kasus pembantaian berseri ini secara serius, kecuali negeri Turki. Dengan seluruh jalur diplomasi, ekonomi dan politisnya,  Turki sejak awal pecahnya konflik politik di Mesir terus berupaya mencari berbagai solusi untuk mengembalikan pemerintah legitimasi ke posisinya. Namun nyatanya tembok yang harus dihadapi oleh Turki sendiri cukup tebal, sehingga usaha ekstra keras itupun hingga kini belum mampu memberikan hasil maksimal, sebagaimana yang diharapkan.

Dari informasi yang ditayangkan secara live oleh Aljazeera TV. Operasi pembantaian tersebut mulai dilancarkan sejak  jam 06.30 waktu Cairo. Yaitu dengan mengerahkan mobil keamanan dan militer ke arah bunderan Rab’ah dan Nahdah. Kemudian operasi  meningkat dengan menyemprotkan berbagai jenis gas ke dalam kerumunan massa pro legitimasi. Puncaknya adalah melepaskan peluru tajam baik dari darat maupun udara dengan menggunakan heli militer. Akhirnya, jatuhnya korban ribuan jiwa pun sudah tidak dapat dihindari lagi.

Menurut saksi mata di lapangan, sebagaimana yang diinformasikan oleh Aljazeera TV. Sehari sebelum penyerangan, di sekitar bunderan Rab’ah banyak terlihat mobil ambulan, sehingga membuat curiga sebagaian massa disana. Malah ada saksi mata yang melihat, jika ambulan tersebut secara sembunyi-sembunyi memasok senjata api ke wilayah itu. Akhirnya paska pembantaian,  skenario itupun menjadi jelas, bahwa senjata api tersebut digunakan sebagai pembenaran atas aksi barbarisme yang dilakukan oleh Alsisi dan konco-konconya, dengan dalih massa pro legitimasi sedang menyiapkan penyerangan, dengan senjata-senjata tersebut.

Kini sungai darah sudah mengalir di Mesir, yang berhulu dari tangan jenderal Al Sisi. Nampaknya sungai tersebut bakal terus mengalir tanpa dapat dibendung lagi. Kecuali jika ada kekuatan dahsyat yang mampu menghentikannya, atau mukjizat Ilahi.

Ribuan Sapi Australia Tiba di Jakarta, Fahri: Jadi, Siapa MAFIA SAPI?


Kapal pengangkut ribuan sapi Australia hari Rabu (2/9/2015) melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Laporan dari Kantor Berita Antara, sebanyak 2.350 ekor sapi siap potong asal Australia dari rencana 50.000 ekor yang diimpor pemerintah melalui Perum Bulog hari ini (Rabu) mulai tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Muladno Bashar ketika meninjau penurunan ternak tersebut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu menyatakan, pemasukan sapi untuk bulan September 2015 sebanyak 7.100 ekor akan dilakukan dalam empat pengapalan.

Sapi-sapi siap potong tersebut diangkut dari Australia pada 28 Agustus 2015 menggunakan Kapal khusus pengangkut ternak Awassi Express dan tiba di Jakarta pada pukul 08.00 hari ini (2/9).

"Atas nama Menteri Pertanian, saya ingin menjelaskan bahwa sapi-sapi itu mulai berdatangan dan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan daging di Indonesia," kata Muladno, dikutip radioaustralia.

***

"Australia sedang Import Sapi. #MafiaSapiSiapa?" sindir Fahri Hamzah di jejaring twitter, Sabtu (5/9).

Tentu ini mengingatkan kembali pada gonjang ganjing MAFIA SAPI menjelang Pemilu 2014 yang mentargetkan PKS dan berhasil memenjarakan Presiden PKS Ustadz Luthfi Hasan Ishaq atas tuduhan MAFIA SAPI dengan hukuman spektakuler 18 tahun penjara.

Padahal, dulu saat kasus LHI ternyata IMPOR SAPI malah berhasil diturunkan oleh Menteri Pertanian Suswono dan berhasil meningkatkan swasembada sapi.


SAAT PILPRES, capres Jokowi juga koar-koar untuk STOP IMPOR SAPI.


http://bisnis.tempo.co/read/news/2014/03/29/092566334/jokowi-indonesia-harus-berani-stop-impor-sapi

Jadi, sekarang MAFIA SAPI sebenarnya SIAPA?

Wednesday, 2 September 2015

Apa Bisikan Bos IMF kepada Jokowi, Hingga 3 Berita Besar Langsung Terjadi Hari Ini?

Christine Lagarde Direktur IMF menemui Presiden Joko Widodo (1/9) di Istana Merdeka (foto: twitter @jokowi)

Christine Lagarde Direktur IMF menemui Presiden Joko Widodo Selasa (1/9) sore kemarin di Istana Merdeka, Jakarta.

Pemberitaan media seputar pertemuan Bos IMF dan Presiden Jokowi seolah menandaskan pertemuan tersebut hanya mengagendakan rencana IMF menggunakan Bali sebagai tempat konferensi antara IMF dan World Bank pada 2018.

Apakah benar, kedatangan Lagarde tanpa ada agenda khusus?

Pertanyaan tersebut langsung menarik, ketika selamg sehari setelah pertemuan itu, hari ini, Rabu (2/9/2015), dari pagi hingga siang setidaknya ada tiga peristiwa penting yang menjadi pemberitaan nasional.

(1) Keputusan nama yang menduduki Kepala Staff Kepresidenan.

Berita santer sebelumnya Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Johny Lumintang yang akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Binsar Panjaitan yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Beberapa media nasional sudah memberitakan, namun tiba-tiba digantti dan yang dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan adalah Teten Masduki. 

(2) Bergabungnya PAN ke KIH.

PAN Resmi Jadi Pendukung Pemerintahan Jokowi

Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan resmi bergabung dengan kelompok partai politik pendukung pemerintahan. PAN beralasan bergabung dalam Parpol pendukung pemerintahan karena ingin mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Pernyataan itu keluar setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua MPP PAN Soetrisno Bachir dan Sekjen PAN Eddy Soeparno bertemu dengan Presiden Joko Widodo dengan difasilitasi oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto untuk bertemu Presiden Jokowi.

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/09/02/nu1g1y354-pan-resmi-jadi-parpol-pendukung-pemerintahan-jokowi

(3) Issu pencopotan Kabareskrim Budi Waseso.

Budi Waseso Dicopot, Menko Luhut: Nanti Malam Saya Bicara

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengaku tak tahu ihwal pencopotan Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Budi Waseso. Beredar kabar bahwa Budi Waseso dicopot karena dinilai mengganggu upaya pertumbuhan ekonomi.

"Saya belum tahu. Kalau itu betul, ya kira-kira begitu," ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 1 September 2015.

http://nasional.tempo.co/read/news/2015/09/02/078697153/budi-waseso-dicopot-menko-luhut-nanti-malam-saya-bicara

Nah, tiga peristiwa penting ini 'aneh'nya semua terjadi setelah kedatangan Bos IMF ke Istana. Jadi pantas publik bertanya; sesungguhnya apa yang telah 'dibisikan' Nyonya Christine Lagarde ke Jokowi sehingga satu hari ini begitu banyak pergerakan politis. (dw/mp)

Pengamat UGM: PAN Akan Menambah 'Beban' Pemerintahan Jokowi


Pengamat sosial politik dari UGM, mas Tarli Nugroho yang selama ini mencermati dinamika politik melihat bergabungnya PAN tak akan meringankan kerja presiden malah akan menambah 'beban' pemerintahan.

Berikut lengkapnya analisa mas Tarli Nugroho yang ditulis di dinding facebooknya, Rabu (2/9/2015):

MAKAN SIANG (LAGI)

PAN, sesuai perkiraan kita tempo hari, siang ini resmi bergabung dengan koalisi pemerintah. Tentu saja, mengikuti prinsip "kabinet makan siang" yang pernah kita bahas di dinding ini, reshuffle jilid dua hanya tinggal menghitung hari.

Apakah bergabungnya PAN akan meringankan kerja presiden?! Tentu saja tidak. Tekanan ekonomi dan politik kini justru akan semakin meruncing. Bertambahnya mitra koalisi akan membuat pemerintahan kian tak efektif, dan posisi Jokowi semakin terdesak oleh makin banyak kutub kepentingan. Apalagi, jika menteri yang akan terkena reshuffle nantinya adalah mereka yang selama ini dikenal sebagai "sahabat-sahabat presiden".

Kali ini UGM mungkin, ini mungkin lho ya, harus menyiapkan spanduk "Selamat Datang Kembali di Kampus" untuk keluarganya yang tersingkir.

IPW: Penjatuhan Budi Waseso Manuver Para Koruptor


Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Budi Waseso (Buwas) harus menjadikan isu pencopotan dirinya sebagai momentum untuk menahan para tersangka korupsi. Buwas harus segera menyerahkan berita acara pemeriksaan (BAP) ke pihak Kejaksaan.

Dalam pandangan Indonesian Police Watch (IPW), isu pencopotan ini hanyalah manuver dari para koruptor.

"Manuver ini harus diperangi Buwas jika tidak ingin jadi korban kebrutalan para koruptor," ucap Ketua Presidium IPW Neta S Pane saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (2/9).

Dia mengimbau elit pemerintahan dan penguasa agar tidak dipengaruhi dan diperalat para koruptor untuk membantai aparatur penegak hukum yang sudah bekerja konsisten seperti Buwas.

"Sejak Buwas melakukan gebrakan dalam menangani kasus KPK, Migas, dan Pelindo, IPW sudah mendapat berbagai informasi bahwa akan muncul intervensi untuk menjatuhkan Buwas dengan berbagai cara," ujar Neta.

IPW mendukung langkah Buwas dan memeriksa pejabat negara yangg terlibat.

"Buwas jangan takut karena rakyat berada di belakangnya," kata dia.

Sebelum isu ini berhembus, Buwas telah melakukan beberapa pengeledahan fenomenal diantaranya di di kantor direktur utama Pelindo II, Pertamina Foundation, dan kantor Migas. (ROL)

'Copot Buwas, Jokowi Telah Menjadi God Father-nya Para Koruptor'


Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mencopot Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso. Pencopotan itu lantaran gebrakan Budi Waseso dianggap telah menganggu perekonomian nasional.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono mengatakan, semua kasus korupsi yang ditangani jajaran Bareskrim Budi dianggap Jokowi berdampak terhadap stabilitas perekonomian nasional. Padahal, kata dia, hancurnya perekonomian nasional saat ini adalah akibat gurita korupsi yang terjadi selama ini yang menyebabkan ekonomi nasional menanggung high cost economy.

"Penangganan kasus tindak pidana korupsi yang ditangani oleh Bareskrim telah merugikan negara triliunan rupiah seperti kasus TPPI, Pelindo II, mafia dwelling time, dan penyalahgunaan CSR BUMN," ucap dia di Jakarta, Rabu (2/9), seperti dilansir Republika.co.id.

Ia menduga, rencana pencopotan Buwas, sapaan Budi Waseso, karena ada intervensi pemerintah Cina dan IMF. Terutama dalam kasus dugaan korupsi yang yang menimpa Pelindo II.

"Sebab kasus korupsi pengadaan crane dari Cina di Pelindo bisa mencoreng nama perusahaan Cina yang sering kongkaiikong melakukan mark up biaya proyek dan pengadaan barang di Indonesia jika berkongsi dengan BUMN dan Pemerintah Indonesia," kata dia.

Maka, masih kata dia, jika Jokowi-JK tidak bisa mengamankan tindak tanduk Budi Waseso, maka ada kemungkinan kesepakatan pinjaman dana untuk Proyek Infrastruktur Listrik, jalan, pelabuhan akan dibatalkan oleh Pemerintah Cina. "Bukti kuat adalah ancaman RJ Lino saat kantornya digeledah menitip pesan pada Sofyan Jalil kepada Jokowi bahwa tindakan Budi Waseso bisa menganggu Ekonomi. Dan setelah pengeledahan Juga ada ancaman RJ Lino akan mundur dan tidak akan mau mengurus lagi tol laut, apalagi RJ Lino merupakan tokoh yang ikut mendukung Jokowi-JK saat Pilpres," kata Arief memaparkan.

"Jika Jokowi mencopot Buwas makin jelas," kata dia melanjutkan, "Jokowi sesungguhnya telah menjadi god father-nya para koruptor yang mulai resah akibat banyaknya para koruptor yang mulai gerah akibat gebrakan Polri dalam memberantas korupsi yang nilainya triliunan rupiah."

Menurutnya, sebenarnya bukan Buwas yang seharusnya dicopot Jokowi. "Tetapi Jaksa Agung yang tanpa bukti yang kuat telah salah geledah dan sembarangan mengacak acak Viktoria Securitas. Nah tindakan Jaksa Agung inilah yang sebenarnya menganggu stabilitas ekonomi nasional dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia kalau perusahaan securitas yang berkelas international di kriminalisasi."

"Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu mengkutuk keras Jokowi-JK yang melakukan intervensi penyidikan pemberantasan korupsi oleh Polri dengan alasan menganggu stabilitas Ekonomi nasional. Namun di sisi lain membiarkan Kejaksaan Agung dibiarkan melantang," tegas Arief.

Tuesday, 1 September 2015

Kritik Jokowi, Pinjaman ADB, dan Kunjungan Bos IMF

Melalui akun twitternya Presiden Joko Widodo memposting foto saat bertemu Bos IMF Christine Legarde di Istana

Bambang Priyo Jatmiko*

Dalam Konferensi Asia Afrika hampir enam bulan silam, Presiden Joko Widodo sempat melontarkan kritik keras kepada tiga lembaga keuangan internasional, yaitu Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia (World Bank), dan Bank Pembangunan Asia (ADB).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa keberadaan lembaga keuangan dunia tersebut dianggap tidak membawa solusi bagi persoalan ekonomi global.

"Pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya dapat diselesaikan oleh World Bank, IMF, dan ADB adalah pandangan yang usang dan perlu dibuang," ujar Jokowi dalam pidatonya, Rabu (22/4/2015). (Baca: Jokowi: IMF, Bank Dunia, dan ADB Tak Memberi Solusi)

Namun, yang menarik pada Selasa (1/9/2015) ini, ADB mengumumkan bahwa mereka memberi kucuran pinjaman sebesar 400 juta dollar AS atau setara Rp 5,6 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS) ke Indonesia. Pinjaman itu disebut untuk membantu pengembangan sektor finansial, termasuk memperluas akses finansial untuk masyarakat miskin.

Menurut ADB, perekonomian Indonesia saat ini di persimpangan jalan. Hal itu terlihat dari melambatnya pertumbuhan ekonomi dari 6,4 persen pada 2010 menjadi 4,7 persen pada semester I tahun 2015 akibat melemahnya harga komoditas serta kebijakan makro ekonomi yang ketat. Selain itu, ketimpangan pendapatan juga semakin menganga.

"Ketika hubungan antara sektor finansial dan pertumbuhan ekonomi tercapai, hal ini perlu disempurnakan dengan reformasi, yakni memperbesar akses finansial untuk mempersempit kesenjangan ekonomi," kata Sani Ismail, ekonom ADB Asia Tenggara, dalam penjelasan resminya.

IMF

Pada hari yang sama, Presiden Joko Widodo menerima kedatangan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Legarde di Istana Merdeka.

Tak ada pembicaraan utang di antara keduanya. Presiden menuturkan, IMF dan Indonesia hanya membahas pertemuan rutin antara IMF dan anggota Bank Dunia di Bali pada 2018 nanti.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya karena Indonesia pada 2018 akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan tahunan IMF-World Bank," kata Jokowi.

Memang tak ada yang salah dengan pinjaman ADB ataupun kunjungan Lagarde ke Indonesia. Bagaimanapun, di tengah kondisi perekonomian seperti saat ini, Indonesia memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi.

Walau demikian, tentu menjadi sedikit agak lucu ketika ingatan diputar kembali sekitar enam bulan lalu saat Presiden melontarkan kritik keras kepada lembaga keuangan tersebut.*

*Sumber: KOMPAS

Bandung Kota Favorit Wisatawan, Jakarta Masuk 10 Kota yang Tidak Bersahabat se-Dunia


Kenyamanan merupakan salah satu komponen kualitas hidup yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat pada suatu wilayah. Oleh karena itu pemimpin diwilayah tersebut harus bisa menciptakan kenyamanan baik untuk masyarakat setempat dan juga para pendatang atau wisatawan.

Ironisnya, Jakarta yang merupakan ibukota negara Republik Indoensia yang saat ini dipimpin gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapatkan penilaian buruk sebagai kota tidak nyaman dan bersahabat bagi para pelancong.

Dari hasil survei majalah travel Conde Nast Traveler, Jakarta menempati nomor sembilan dalam sepuluh kota paling tidak bersahabat di dunia.

Penilaian ini adalah hasil pendapat para pelancong internasional yang dirangkum oleh Conde Nast Traveler.

Seperti dilaporkan laman Sydney Morning Herald (31/8/2015), Jakarta termasuk dari sepuluh kota yang tidak bersahabat.

Peniliaian ini ditentukan oleh survei tahunan Reader Choice Awards dari majalah itu yang mengaku menerima sejuta suara dari 77.000 pembacanya.

Berikut sepuluh teratas kota tak bersahabat:

1. Caracas, Venezuela
2. Casablanca, Maroko
3. Guangzhou, Tiongkok
4. Guatemala City, Guatemala
5. Nairobi, Kenya
6. New Delhi, India
7. Kairo, Mesir
8. Moskow, Rusia
9. Jakarta, Indonesia
10. Cannes, Prancis


Sebaliknya kota Bandung yang dipimpin oleh Ridwan Kamil seorang pemimpin yang tidak banyak mengumbar kata kata ataupun tidak tempramental sebagaimana Ahok, dengan bangga mengklaim sebagai kota favorit tujuan wisata.

Seperti dilansir CNN Indoensia, kota 'Kembang' Bandung terpilih sebagai salah satu destinasi wisata favorit di kawasan Asia. Hebatnya lagi ibukota dari Jawa Barat ini menempati posisi ke-4 setelah Bangkok, Seoul, dan Mumbai.

Hasil tersebut didapatkan dari survei independen yang dilakukan terhadap wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara di situs jejaring sosial, Facebook. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Nunung Sobari, mengatakan bahwa saat ini Bandung menempati urutan pertama sebagai kota favorit di Asean.

"Selain terfavorit di Asean, Bandung juga masuk urutan kelima se-Asia Pasifik dan urutan ke-21 di dunia terkait pariwisata," katanya seperti dikutip dari laman Indonesia Travel.

*Sumber: CNN, kabarumat.com

Monday, 31 August 2015

Rupiah Rontok ke Level Terendah Sejak 1998, RI diambang Krisis?



The People's Bank of China (PBOC) mendevaluasi mata uang yuan selama tiga hari berturut-turut pada 11-13 Agustus 2015 masing-masing kurang lebih sebesar 2 persen. Langkah devaluasi ini sengaja dilakukan oleh PBOC.

Langkah yang dilakukan oleh PBOC tersebut bertujuan untuk mendorong ekspor di pasar global. Dengan nilai mata uang yang rendah, produk-produk dari China akan lebih murah dan bisa bersaing dengan produk dari negara lain.

Krisiskah Indonesia?

Jika ditengok, posisi nilai tukar rupiah saat ini hampir sama dengan posisi nilai tukar rupiah saat krisis di 1998 lalu. Lalu, apakah Indonesia saat ini berpotensi krisis seperti 1998 lalu?

Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro mengungkapkan tekanan kurs rupiah terjadi akibat penguatan dolar AS. Penurunan nilai tukar juga terjadi di seluruh mata uang dunia. Kondisi ini berbeda pada saat krisis 1997-1998, nilai tukar rupiah melemah sendiri terhadap dolar AS. Dia menjelaskan, inflasi ketika krisis pun meningkat tajam.

"Ini sangat beda sekali fundamentalnya, jadi tidak ada indikasi akan krisis, karena beda kondisi sekarang aman terkendali seperti inflasi. Kondisi 2008, inflasi luar biasa naik, pertumbuhan negatif sampai 14 persen, sedangkan sekarang aman meski melambat," tegas dia.

Penyebab krisis 1998 lalu juga berbeda dengan kondisi saat ini. Ryan menyebutkan, penyebab krisis di 1998 multi dimensi. “Saat itu kita krisis moneter, krisis perbankan, krisis ekonomi dan krisis politik,” tuturnya. Sehingga, secara ekonomi, tingkat kerusakan yang diakibatkan sangat luar biasa.

Indikator-indikator di 1998 lalu, kekuatan perbankan rentan. Rasio kecukupan modal bank negatif sehingga pemerintah dengan Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan rekapitalisasi perbankan dengan total nilai Rp 640 triliun. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di saat itu juga minus 13,7 persen sehingga artinya tidak ada pergerakan apapun di ekonomi nasional.



Angka inflasi di saat pemerintahan Presiden Soeharto tersebut juga cukup mencengangkan yaitu hingga 71 persen yang menyebabkan suku bunga deposito berjalan sampai mendekati angka 55 persen.

Kondisi tersebut jauh berbeda dengan saat ini. Saat ini, Indonesia masi h bisa membukukan pertumbuhan ekonomi 4,7 persen, meskipun pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat di atas 5 persen.

Sedangkan kekuatan modal perbankan saat ini juga cukup tinggi jika dibandingkan saat krisis 1998 lalu. Saat ini rasio kecukupan modal perbankan berada di atas 20 persen.

LIPUTAN6

Mengapa pendemo Malaysia didominasi Etnis Cina?



KUALA LUMPUR -- Ada satu fenomena aneh dalam demonstrasi Bersih 4.0 di Kuala Lumpur yang menentang Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak. Hal itu terkait dengan para pendemo yang sebagian besar didominasi etnis Cina dan Indonesia. Adapun, etnis Melayu yang menjadi mayoritas penduduk negeri jiran jarang terlihat turun ke jalan.

Pakar politik Wong Chin Huat melalui analisisnya di Malaysia Kini memiliki argumen menarik terkait fenomena tersebut. Menurut dia, warga Melayu sangat rentan secara politis karena tiga partai utama, yaitu PKR, PAS, dan UMNO sedang mengalami perpecahan.

Adapun, etnis Cina yang berada di belakang oposisi, terutama DAP bersatu padu ingin melawan Najib Razak.

"Untuk mencegah orang Melayu bergabung dalam demo Bersih 4, salah satu mungkin hanya perlu untuk memperingatkan mereka, jika etnis Melayu bergabung dengan antusias, maka tidak hanya Najib Abdul Razak yang akan lengser, (partai pendukung pemerintah) UMNO juga akan kehilangan kekuatan. Dan sekarang, politik Cina akan memimpin Ekonomi Baru Kebijakan (NEP) dan melemahkan Islam," tulis Wong Chin Huat.

Dia pun merasa tidak perlu menyalahkan teman-teman yang berasal dari etnis Melayu yang tidak bergabung dengan demo Bersih 4.0.

"Tentu saja tidak. Setiap orang memiliki hak untuk ingin negara untuk menjadi lebih bersih, lebih bebas dan lebih demokratis. Itu tidak ada hubungannya dengan etnis atau agama," katanya.

Di Malaysia, sistem politik mendukung bagi setiap pemenang untuk menguasai semuanya. Kalau etnis Cina sukses menggulingkan Najib Razak, sangat mungkin etnis Melayu takut tersingkir dengan dominasi etnis Cina dan India yang menguasai perekonomian. Hal itu jelas menimbulkan ketakutan bagi angota UMNO.

"Saya bahkan tidak akan menyalahkan mereka atas kecemasan mereka. Bisa orang memaksakan diri untuk tidak menjadi cemas?"

Data terakhir, etnis Melayu di Malaysia berjumlah 50 persen lebih, Cina sebanyak 22,6 persen dan India 6,7 persen.

ROL