Showing posts with label Dunia Antariksa. Show all posts
Showing posts with label Dunia Antariksa. Show all posts
Sunday, 6 September 2015
Hebat, Inilah Orang Indonesia Pertama yang Ke Luar Angkasa
Rizman Adhi Nugraha, tidak pernah berpikir dapat melakukan perjalanan ke luar angkasa. Tetapi, baru-baru ini setelah berkompetisi melawan lebih dari 100 finalis dari 61 negara, pemuda asal Bangka-Belitung ini dinobatkan sebagai salah satu dari 24 pemenang kompetisi AXE Apollo Space Academy di Florida, Amerika Serikat. Sebagai pemenang ia berhak untuk diberangkatkan ke antariksa pada tahun 2015, dengan XCOR Aerospace Lynx, sebuah pesawat luar angkasa komersial.
Awalnya Rizman tertarik mendaftar karena melihat iklan di salah satu televisi swasta yang mencari orang Indonesia yang berani berkompetisi untuk diberangkatkan ke luar angkasa. Ahli komputer berusia 24 tahun ini mengaku bahwa saat itu mimpinya sederhana saja.
”Saya hanya ingin bisa bertemu dengan artis-artis di iklan tersebut," kata Rizman kepada reporter VOA, Vena Dilianasari, baru-baru ini. Tetapi, ketika namanya masuk ke dalam 40 besar nasional, setelah disaring dari 82 ribu pendaftar di Indonesia, ambisi Rizman mulai berubah. Ia mulai bersemangat untuk bisa memenangkan kompetisi ini.
Pada kompetisi tingkat nasional beberapa tes yang harus ditempuhnya antara lain adalah tes fisik, psikologi, bahasa Inggris, dan beberapa kegiatan yang menguji keberanian. Tes dan pelatihan selama tiga hari untuk para kandidat tersebut berhasil dilaluinya dengan baik dan ia pun terpilih sebagai salah satu dari tiga finalis bersama Abraham Vigrana, mahasiswa asal Bandung dan Muhammad Sidharta Krisna, seorang dokter asal Jogjakarta.
Mereka kemudian dikirim untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional yang dilaksanakan di Orlando, Florida, Amerika. Rizman Nugraha dan para finalis AXE Apollo Academy pada saat melakukan pelatihan di Florida
“Situasi kompetitif sangat terasa. Peserta dari negara lain badannya lebih besar, tapi saya positif thinking, karena saya yakin kemampuan saya tidak kalah dengan peserta dari negara lain," kenang Rizman ketika pertama kali bertemu dengan para finalis dari berbagai negara.
Di Florida, para finalis diberikan pelatihan astronot yang menantang fisik dan mental. Selain tes fisik yang berat, mereka juga ditantang menjadi co-pilot untuk menerbangkan pesawat tempur SIAI Marchetti SF260. Pesawat tersebut terbang melebihi kecepatan suara sambil melakukan gerakan akrobat di udara.
Setelah itu para calon astronot ini juga harus merasakan sensasi gravitasi nol ketika diangkut dalam pesawat Boeing 727 yang melakukan gerakan parabola dan akhirnya mengikuti simulasi gaya gravitasi ekstrim dalam G Force Training.
Kepada VOA, Rizman mengatakan belum pernah melakukan pelatihan fisik seberat ini. Dalam hal olahraga, ia mengaku hanya terbiasa bermain futsal seminggu sekali. Tapi ternyata dirinya mampu dan sukses menjalani semua tes, bahkan sangat menikmati beberapa kegiatan yang menantang nyali.
“Saya ingin mengharumkan nama bangsa Indonesia dan membanggakan orangtua, serta tanah kelahiran saya, Belitung”. ujar Rizman menutup wawancaranya.
(sumber)
Thursday, 3 September 2015
Ilmuwan Buat Simulasi Kehidupan di Mars!
Sepertinya niat NASA melakukan misi ke Mars, sangat serius dilakukan. Setelah sebelumnya membuka pendaftaran bagi manusia yang ingin pindah dan memulai hidup baru di planet Mars, kini sebuah tim ahli bentukan NASA seakan tak mau menunggu lama untuk mempraktekkan gaya hidup di planet Mars yang nantinya akan benar-benar dijalani selama disana.
Dengan mengambil tempat di dekat sebuah gunung berapi yang tandus di Hawaii dengan berbekal sebuah kubah yang akan dipakai untuk tinggal di Mars, tim buatan NASA ini memulai mempraktekkan bagaimana manusia yang bisa bertahan hidup di planet merah nantinya. Tim tersebut akan hidup dalam isolasi selama satu tahun dimulai dari hari Jum’at 28 Agustus 2015 kemarin pukul 3 sore waktu setempat.
Demi mengetahui perbandingan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Mars, seorang astronot pun dikirim ke Stasiun Antariksa Internasional atau ISS yang ternyata sudah memakan waktu 6 bulan lamanya. Jadi, perkiraanya, misi mengantarkan manusia pindah ke planet Mars akan membutuhkan waktu antara satu hingga tiga tahun.
Tim ahli yang terdiri dari enam orang ini pada mulanya akan dibiarkan hidup dalam sebuah habitat kecil di dalam sebuah kubah yang tanpa udara segar, makanan segar dan juga snagat tertutup dari masyarakat luar. Lalu, jika mereka ingin melakukan aktivitas diluar kubah, mereka harus memakai pakaian astronot.
Adapun enam orang tim ahli itu ada yang berasal dari Perancis yang seorang eastrobiologi, lalu seorang fisikawan Jerman, dan empat orang Amerika yang masing-masing seorang arsitek, jurnalis, ilmuan tanah dan pilot.
Disana mereka mempunyai tempat tidur kecil dan meja dalam ruangan mereka. Adapun perbekalan yang mereka punya meliputi, keju bubuk dan ikan tongkol kalengan.
Wah, akan berhasil tidak, ya?
(sumber)
Subscribe to:
Posts (Atom)
