Showing posts with label Dunia Musik. Show all posts
Showing posts with label Dunia Musik. Show all posts

Saturday, 5 September 2015

Band Kuburan Menyesal Selalu Pakai Riasan Wajah Tebal

Asuransi Perjalanan Ke Luar Negeri
Asuransi Perjalanan Ke Luar Negeri
Selalu mengenakan rias wajah putih tebal setiap kali pentas membuat para personel band Kuburan, yakni Priya, Donny Aum, Raka, Denny, Dino, dan Udhe, tak langsung dikenali ke mana pun mereka pergi.
Termasuk ketika bercanda dengan sesama band lain di belakang panggung di sela-sela konser di Sabuga, Bandung, pekan lalu.

“Belakangan kami menyesali dandanan yang membuat tampang kami jadi sulit dikenali,” kata Raka, gitaris Kuburan, dengan nada bercanda. Selain itu, mereka juga pernah pusing dengan urusan kostum panggung. Ketika mereka harus muncul di televisi setiap hari, mereka kelimpungan mencari kostum yang berbeda. Pernah mereka memakai jas hujan dan kepanasan hingga dandanan luntur. “Pernah juga kami mengenakan celemek saking bingungnya harus berganti kostum,” ujar Raka.

Lebih konyol lagi ketika Raka mendadak sakit dan dibawa ke rumah sakit masih dengan dandanan panggung plus wajah berlumur bedak putih tebal. Rumah sakit pun heboh. Dia malah menjadi tontonan pengunjung.

“Konyol banget, anak-anak kecil berjejer menonton di jendela. Pasien di sebelah saya langsung menelepon keluarganya dan mereka semua datang ke rumah sakit buat bertemu saya. Bahkan, para perawat berbondong-bondong mengajak foto bareng. Padahal, saya masih diinfus dan napas pun dibantu selang oksigen,” ujar Raka geli.


(sumber)

Wednesday, 2 September 2015

MTV VMAs 2015: rating TV jeblok, streaming meningkat

Miley Cyrus kalah populer dengan Kanye West di MTV VMAs 2015


MTV Video Music Awards (VMAs) yang berlangsung di Los Angeles, AS, Senin (31/8/2015) pagi WIB, ternyata tak menghasilkan rating televisi yang menggembirakan. Menurun sebanyak lima persen dibanding total pemirsa tahun lalu.

Berdasarkan laporan Nielsen yang dipublikasikan Deadline (1/9), meski sudah tayang simultan di 10 jaringan televisi milik Viacom (MTV, MTV2, VH1, VH1 Classic, CMT, Logo, BET, Centric, Comedy Central dan TV Land), acara ini hanya ditonton oleh 8,3 juta penonton. Kalah dari jumlah tahun lalu yang sanggup mencapai angka 10,1 juta penonton.

International Business Times dalam analisisnya menyebut bahwa turunnya rating televisi acara MTV VMAs terkait dengan demografisnya yang menyasar penonton berusia 12-34. Rentang usia tersebut, kerap disebut millennial, kini mulai meninggalkan kebiasaan menonton televisi tradisional dan beralih ke streaming.

Buktinya, angka penonton MTV VMAs melalui layanan pengaliran (streaming) yang bisa diakses melalui situs MTV dan YouTube tahun ini mencapai 19,1 juta penoton alias meningkat drastis 155 persen dibanding tahun lalu.

Miley Cyrus dengan segala kontroversinya sebagai pemandu MTV Video Music Awards ternyata bukan sosok yang paling dibicarakan, tapi rapper Kanye West saat dengan lantang mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon presiden Amerika Serikat pada 2020.
Kanye West bantu mengangkat pamor MTV VMAs di Twitter
Twitter menjelaskan dalam blognya bahwa momen paling banyak menuai komentar di linimasa adalah; pidato kemenangan Kanye West saat menerima trofi Video Vanguard Award (sebelumnya bernama Lifetime Achievement Award); duet John Legend dan Pharrell; Big Sean saat bersama Kanye dan Legend menang dalam kategori Social Message Award; Justin Bieber menyudahi penampilannya dengan meneteskan air mata; dan saat Taylor Swift menang Best Female Video berkat lagu Blank Space.
Dilansir Zap2it, rata-rata 247.525 kicauan terkirim setiap menitnya menanggapi momen saat Kanye berpidato yang durasinya mencapai 13 menit. Total 21,4 juta kicauan terkirim di Twitter. Berbanding 12,6 juta kicauan yang terkirim tahun lalu.

Suami Kim Kardashian itu juga memuncaki daftar figur yang paling banyak dibicarakan oleh netizen. Miley Cyrus yang mengumumkan bahwa album terbarunya telah tersedia gratis membuntuti di posisi kedua, diikuti 5 Seconds of Summer, Justin Bieber dan Nicki Minaj.


(sumber)

Beli saham Facebook, Bono jadi musisi terkaya

Bono, saat tampil bersama U2 di Bambi Awards, Stage Theater, Berlin, Jerman, 13 November 2014.

Bono, berhasil menggeser posisi musisi legendaris Beatles, Paul McCartney di peringkat pertama musisi terkaya di dunia.

Terima kasih kepada nilai saham Facebook yang terus melejit seusai Bono membeli 2,3 persen pada 2009 lalu.

Saat itu, vokalis band U2 ini, mengeluarkan kocek sebesar USD86,1 juta atau sekitar Rp1 triliun. Sekarang, nilai investasinya tersebut telah berkembang menjadi USD1,4 miliar atau sekitar Rp20,3 triliun.

Artinya, angka tersebut meroket nyaris 20 kali lebih jauh dibandingkan enam tahun lalu saat perusahaannya pertama kali membeli saham Facebook.

Bahkan, Yahoo, menulis nilai tersebut jauh lebih besar dibandingkan pundi-pundi yang telah dikumpulkan Bono selama berkarir di dunia musik bersama U2.

Meski demikian, dari nilai tersebut juga akan dibagi kepada enam pendiri perusahaan manajemen investasi, Elevation Partners, lainnya sebesar total 20 persen dari keseluruhan profit.
Selain Bono, Elevation Partners juga didirikan bersama Mark Bodnick, Roger McNamee, Fred Anderson (mantan bos Apple) dan John Riccitello (Electronic Arts). Dalam perusahaan tersebut, Bono ditunjuk menjadi Direktur Pelaksana.

Sir Paul McCartney, yang menikahi Nancy Shevell, kini memiliki total kekayaan USD1,12 miliar atau sekitar Rp15,7 triliun.

Mengekor di posisi ketiga, Madonna memiliki total kekayaan sebesar USD799 juta atau sekitar Rp11,2 triliun

Facebook mulai melantai di bursa saham New York (NYSE) pada 2012, dan saat ini nilai sahamnya sudah mencapai USD280 miliar.


(sumber)

Tuesday, 1 September 2015

Pengamen CIlik Nyanyikan Lagu Sindir Pemerintah Bikin Heboh






Sebuah rekaman video seorang pengamen cilik menjadi viral di sejumlah media sosial setelah menyanyikan lagu kreatif llucu namun menyinggung pemerintah. Video yang diupload akun Facebook Berita Heboh dan Langka ini memperlihatkan seorang pengamen cilik diminta bernyanyi sambil memainkan ukulele.

Lagu yang ia nyanyikan merupakan lagu yang familiar dikenal warga Indoensia namun liriknya sedikit di rumah yang dominan berisi sindiran terhadap kondisi Indonesia yang kian menghawatirkan.
"Bukan lautan hanya kolam SUSAH, Indonesia slalu banyak masalah dari kasus KKN hingga kasus narkoba, dari maluku sampai malu semua,...."

Sontak video tersebut menjadi perbicangan para netizen yang menilai pengamen cilik tersebut sungguh kreatif dan pintar dalam menyindir pemerintah yang dinilai sudah tak lagi peduli dengan kepentingan rakyat.

"Sekolah gratis???? Lhah kok malah ngamen? Piye toh iki? Tepat kata adek ini memang tanah surga, tapi buat koruptor dan birokrat, penegak hukum busuk!!!! Tembak mati? Dor! Rakyat malah yg ditembaki! Trims buat Junaidi Karo Karo yg udh merekam video ini,"tulis akun Facebook Paulus Arnantho.
"Keren dah. Moga pesan ini tersampaikan ke telinga baji para pejabat." kata akun Facebook Nurul Hikmah.
"Bener juga Dek nyanyian kamu Aduh perlu dikasihani dengan jempol nih,"tulis akun Facebook lainnya Bundane Sella .

Video pengamen cilik ini sendiri diupload tanggal 21 Agustus dan telah disukai lebih dari 2000 netizen dan dibagikan lebih dari 1000 kali



(sumber)

Monday, 31 August 2015

Wow! Musik Dangdut Berjaya di Festival Musik Jerman!

dangdut jerman

Festival seni budaya tahunan terbesar di Eropa, Museumsuferfest 2015 telah digelar pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2015 lalu di Frankfurt, Jerman. Sekitar 2 juta orang menghadiri festival yang diadakan di tepi Sungai Main, Frakfurt ini. Namun ternyata, sederet musisi jazz, pop-folk song, hip hop, hingga dangdut dari Indonesia juga ikut meramaikan festival tahunan ini. Salah satunya ialah grup musik yang didaulat oleh musisi Djaduk Ferianto, yakni Kua Etnika.

Ratusan pengunjung festival terlihat mengelilingi panggung Indonesia ketika Kua Etnika memainkan deretan lagu dangdut, seperti Pengalaman Pertama, Sakit Gigi, Penasaran, Selayang Pandang, Terajana, dan Sajojo. Meskipun waktu sudah menunjukkan tengah malam, namun antusiasme para pengunjung yang terdiri dari warga Jerman dan warga negara Indonesia yang tinggal di negara itu tetap berjoget dengan diiringi musik dangdut.

kua etnika


Ternyata, penampilan musik dangdut merupakan salah satu sajian musik yang paling ditunggu oleh para penonton dan pengunjung dari panggung Indonesia dalam festival ini. Aktor kawakan Slamet Rahardjo, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Komite Pertunjukan, Pameran, dan Seminar Frankfurt Book Fair (FBF) 2015, mengatakan bahwa mereka sengaja menampilkan musik dangdut agar semua orang bisa berjoget dan bergembira bersama. Selain Djaduk Ferianto dan Kua Etnika, musisi Indonesia lain yang berpartisipasi dalam festival ini antara lain adalah DJ Cream, Bonita and husBand, Tiara-Hanuraga, Dira Sugandi, J-Flow, dan Dwiki Darmawan.

Panggung Indonesia juga menampilkan kesenian asli Indonesia lain seperti musik angklung, tari tradisional Barong Osing, dan Gandrung Banyuwangi, yakni tari sosial atau “pergaulan” yang umum terdapat di Indonesia. Di festival Museumsuferfest, Indonesia berhasil menjadi official theme country. Festival ini juga dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memperkenalkan Indonesia kepada publik Eropa, mengingat pada Oktober 2015 nanti, Indonesia ditunjuk sebagai Tamu Kehormatan di Frankfurt Book Fair (FBF) 2015.


(sumber)