Wednesday, 9 September 2015

Tanda-tanda Kiamat? Bola Api Raksasa Jatuh di Langit Ibukota Thailand

Tanda-tanda Kiamat? Bola Api Raksasa Jatuh di Langit Ibukota Thailand

Tanda-tanda kiamat terlihat di langit Ibukota Thailand, Bangkok usai bola api raksasa terlihat dengan cukup jelas melintas di tengah pemukiman penduduk. Pertanda ini sebelumnya pernah dilontarkan oleh seorang peramal yang mendadak jadi selebritis di negara gajah putih itu, yakni Sorajja Nualyoo.

Dia meramalkan akan terjadi gempa bumi dahsyat dan akan ada penyakit yang tidak tersembuhkan.
Sorajja Nualyoo mengatakan bola api yang jatuh itu merupakan tanda kiamat akan terjadi dalam waktu dekat karena jarang sebuah asteroid jatuh dari luar angkasa.

Sorajja mengklaim bahwa planet Saturnus, Uranus dan gerhana matahari membentuk segitiga di langit akan terjadi malapetaka. Namun tidak tahu darimana bola api yang jatuh dari langit terkait dengan ini.

Malapetaka itu menurutnya akan terjadi di Thailand dan negara itu akan mengalami kekeringan, gempa bumi, kemerosotan ekonomi, dan konflik politik dari bulan September sampai Oktober.

Bola api raksassa yang merupakan asteroid jatuh terlihat jelas di atas langit di Bangkok, Ibukota Thailand
Tidak hanya itu, Sorajja juga menambahkan bahwa ada penyakit baru.
Jika kita tidak dapat menemukan obat untuk itu dalam waktu, virus baru itu berpotensi akan memusnahkan penduduk seluruh negeri.

Sorajja Nualyoo
Sementara itu, Dr. Saran Posajinda, Wakil Direktur National Astronomical Research Institute Thailand, mengatakan bola api yang jatuh dari langit hanya merupakan asteroid kecil dan tidak menyebabkan kerusakan apapun.

Berdasarkan teori konspirasi memprediksi bakal terjadi bencana besar yang akan menghancurkan peradaban, dan akan terlihat blood moon (bulan berdarah) menjulang serta terjadi tabrakan meteor.
Rentang waktu diprediksi terjadi antara 22-28 September sebagai kemungkinan bencana akan datang.




Pada 28 September kita akan melihat bulan berubah warna darah yang luar biasa - dan banyak yang meyakini saat itulah kiamat datang. Namun, Gemma Lavender, editor di majalah All About Space, mendesak kita untuk tetap tenang.

Dia mengatakan: "Ada klaim menyebutkan, dengan bulan semakin dekat ke Bumi, bahwa ada peningkatan risiko kejadian seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi, itu salah." ujarnya kepada Liverpool Echo.
Dan mengenai hal ini, NASA telah mendeteksi asteroid yang dimaksud.

Seorang juru bicara mengatakan: "NASA tidak menyaksikan ada asteroid atau komet berada pada jalur tabrakan dengan Bumi, sehingga probabilitas tabrakan besar sangat kecil.

"Dan tidak ada objek besar yang akan menyerang Bumi setiap saat dalam beberapa ratus tahun ke depan."
Mereka juga mengembangkan strategi untuk membantu mengidentifikasi asteroid yang mungkin menimbulkan risiko menghantam bumi dan mengembangkan pilihan untuk pertahanan planet.

Jadi, jika Anda khawatir tentang malapetaka yang akan datang, lihat panduan ini berguna untuk memberitahu Anda segala sesuatu yang perlu Anda ketahui.


(sumber)

No comments:

Post a Comment